Barrack Obama (4 Agustus 1961) adalah orang berkulit hitam pertama kali yang menjabat sebagai Presiden Amerika. Obama yang merupakan campuran
Amerika-Kenya ini pernah tinggal di Menteng. Jakarta Pusat pada tahun 1967
pasca perceraian kedua orang tuanya pada tahun 1964.
Perkenalan Barrack Obama dengan Indonesia bermula dari Lolo Soetoro, yang merupakan sahabat
satu universitas dari Ann Dunham, ibu Barrack Obama. Obama sendiri sempat
bersekolah di Sekolah Katolik St. Francis of Asisi
selama 2 tahun lalu berpindah ke SDN Besuki selama 1,5 tahun.
Selama 4 tahun, hingga usianya 10
tahun sebelum Barrack Obama pulang kembali ke tanah kelahirannya di Honolulu, Hawaii dan melanjutkan studi disana. Ibu
Obama sempat kembali ke Indonesia pada tahun 1975 untuk menjalani studi dan
penelitian antropologi.
Karir Barrack Obama di kancah politik nampaknya cukup mulus dan terus mengalami kemajuan,
hingga akhirnya terpilih menjadi orang nomor 1 di Amerika.
Kendati menjabat sebagai orang nomor satu, Obama tetap dianggap oleh banyak
orang sebagai sosok yang rendah hati, serta terus mengupayakan perubahan dan
perdamaian.
Berikut ini adalah kutipan kata-kata mutiara Barrack Obama.
“Kekuatan empatiku & kemampuanku
menjangkau ke dalam hati orang lain tak akan menembus tatapan kosong
orang-orang yang bisa membunuh orang tak berdosa dengan kepuasan serta tak
berdasar”
“Melalui kata, dia memberikan suara
kepada yang bisu. Melalui tindakan, dia memberikan keberanian kepada hati yang
lemah”
“Keyakinan bahwa takdir tidak
dituliskan untuk kita, tetapi dituliskan oleh kita”
“Kita tahu bahwa pertarungan di
depan akan sangat panjang, tetapi selalu ingat bahwa rintangan apa pun yang ada di jalan kita, tidak ada yang dapat menghalangi jalan
atas jutaan orang yang menyuarakan perubahan”
“Seorang wanita yang menolak
pendidikan berarti menolak kesetaraan”
“Perubahan tidak pernah cepat.
Perubahan tidak pernah sederhana atau tanpa kontroversi. Perubahan tergantung
pada kegigihan. Perubahan memerlukan ketetapan hati”
“United States (Amerika) tidak, dan
tak akan pernah berperang dengan Islam”
“Orang – orang di bumi dapat
tinggal bersama dalam damai. Kita tahu bahwa itu adalah visi Tuhan. Sekarang
hal tersebut merupakan tugas kita di bumi”
“Mari kita ingat bahwa kita bisa
melakukan hal ini bukan semata karena kekayaan atau kekuatan, tetapi juga
karena diri sendiri, yaitu satu negara di bawah lindungan Tuhan, dengan
kemerdekaan dan keadilan untuk semua”
‘Saya percaya, bahwa gerakan
perubahan tidak bisa kembali, dan kita harus berdiri di samping orang yang
memercayai prinsip pokok yang sama yang telah membimbing kita dalam melewati
berbagai badai”
“Jika anda telah sukses. Ada 1
orang hebat di suatu tempat dalam hidupmu. Dan ia adalah guru mu”
“Jika anda memiliki sebuah bisnis,
bukan anda yang membangunnya. Tetapi orang lain lah yang membuatnya terjadi”
“Saya meminta anda percaya, bukan
hanya kemampuan saya membawa perubahan di Washington. Tetapi saya memintamu
percaya terhadap hal yang kamu miliki sekarang”
“Apa yang didapat dari momen ini
bukan ditentukan apakah kita bisa duduk bersama malam ini, tetapi apakah kita
bisa ke kantor bersama, esok hari”
“Tak ada hal berharga yang pernah
terjadi di negara ini, kecuali seseorang yang masih tetap berdiri ketika orang
berkata kepada mereka: “kamu tidak bisa!”, dan kemudian menjawabnya dengan:
“Ya, saya bisa!”
“Jika kita tak mau membayar harga
untuk nilai kita, kita harus bertanya pada diri sendiri: “Apakah saya sungguh
percaya pada mereka?”
“Anda tak akan mengalahkan jaringan
teroris yang berdiam di 80 negara dengan menduduki Irak”
“Dalam pertarungan ini, saya bukan
hanya menjabat di kantor, tetapi bersama dengan Anda untuk mentransformasi
sebuah negara”
“Hidup tidak akan meminta banyak
hal, kecuali kamu mau melakukan hal kecil dengan menyediakan anak kita, seluruh
anak kita dengan dunia yang lebih baik"
“Semoga makin banyak orang yang
akan mulai merasa bahwa kisah mereka menjadi dari bagian dari kisah besar ini,
yaitu bagaimana menciptakan kembali Amerika yang bersemangat dan murah hati”
“Karena jika kita mau bekerja,
berjuang dan percaya pada hal itu, maka saya sangat yakin, bahwa beberapa
generasi saat ini, kita akan melihat balik dan menceritakan pada anak kita,
bahwa inilah saatnya ketika kita mulai merawat orang yang sakit. Inilah saatnya
memuai pekerjaan yang baik bagi yang pengangguran. Inilah saatnya ketika
pasangnya laut mulai surut dan planet kita mulai membaik. Inilah saatnya kita
mengakhiri perang dan mengamankan negara, serta mengembalikan citra kita pada
tempatnya, harapan terbaik di bumi”
“Kita telah terpisah terlalu lama,
kita telah berdebat terlalu lama. Terlalu banyak waktu membicarakan hal yang
tidak berharga untuk diperdebatkan, dan mengabaikan hal – hal yang harus kita
lakukan untuk membuat kehidupan yang lebih baik pada generasi berikutnya”
“Kesatuan sesungguhnya tidak mudah
dimenangkan. Hal tersebut dimulai dengan perubahan dalam tingkah laku,
perluasan pikiran kita, dan perluasan hati kita”
“Resiko paling besar adalah berperang
melawan terorisme. Kita tak mungkin sukses tanpa kerjasama internasional yang
luar biasa. Tindakan polisi internasional yang efektif memerlukan intelejensi,
perencanaan, dan penegakan yang kolaboratif pada tingkatan paling tinggi”
www.comtrindo@gmail.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar